1001 Diet

Semua yang ingin anda ketahui tentang diet ada disini

Iodine

Apa manfaat dari makanan-makanan yang banyak mengandung gizi iodine untuk anda?

  • Membantu memastikan kelenjar thyroid agar berfungsi dengan benar

Kejadian apa saja yang bisa mengindikasikan suatu kebutuhan untuk memperbanyak asupan makanan yang tinggi kandungan gizi iodine?

  • Goiter (pembesaran kelenjar thyroid)
  • Keletihan
  • Lemah
  • Depresi
  • Berat badan bertambah

Sumber-sumber makanan yang banyak mengandung gizi iodine antara lain rumput laut, yogurt, susu sapi, telur, strawberrie dan mozzarella cheese. Ikan dan kerang-kerangan juga bisa menjadi sumber untuk iodine.

Apa itu Iodine?

Jika anda sering camping di pegunungan, maka mungkin anda pernah menggunakan tablet-tablet iodine untuk memurnikan air minum anda. Atau, mungkin anda pernah menggunakan suatu disinfectant berbasis iodine untuk membersikan suatu luka kecil di kulit.

Tapi tahukah anda bahwa iodine itu essensial bagi kehidupan?

Iodine atau yodium, suatu trace mineral, itu diperlukan oleh tubuh untuk mensintesa hormon-hormon thyroid, yaitu thyroxine (T4) dan triiodothyronine (T3). (T4 mengandung atom-atom. Saat salah satu dari atom iodine itu dilepaskan dari T4, dia menjadi T3, dengan 3 atom iodine yang tersisa.)

Di bawah kondisi-kondisi normal, tubuh anda mengandung sekitar 20 sampai 30 mg iodine, yang sebagian besar di simpan di dalam kelenjar thyroid, yang berlokasi di depan leher, tepat dibawah kotak suara anda.

Jumlah iodine yang lebih kecil itu juga ditemukan di dalam kelenjar-kelenjar lactating mammary, lapisan lambung, kelenjar-kelenjar saliva, dan di dalam darah.

Apa Saja Fungsi dari Iodine?

Sebagai suatu komponen dari hormon-hormon thyroid thyroxine (T4) dan triiodothyronine (T3), iodine itu essensial bagi kehidupan manusia. Tanpa iodine yang cukup, tubuh anda tidak mampu mensintesa hormon-hormon ini.

Dan karena hormon-hormon thyroid itu mengatur metabolisme di dalam setiap cell dari tubuh anda dan memainkan suatu peran dalam semua fungsi fisiologis, maka kekurangan iodine bisa memiliki suatu dampak yang sangat merusak pada kesehatan dan kesejahteraan anda.

Mengatur Hormon-hormon Thyroid

Sintesa dari hormon-hormon thyroid itu sangat terkontrol. Saat jumlah hormon thyroid di dalam darah anda itu drop, maka kelenjar pituitary mengeluarkan suatu hormon yang disebut thyroid-stimulating hormone (TSH).

Seperti yang di isyaratkan oleh namanya, TSH kemudian merangsang kelenjar thyroid untuk mengambil iodine dari dalam darah, sehingga semakin banyak thyroxine (T4) yang bisa di sintesa.

Jika diperlukan, thyroxine kemudian dikonversi menjadi metabolically active triiodothyronine (T3), suatu proses yang melibatkan pembuangan satu atom iodine dari T4.

Beberapa fungsi fisiologis lain untuk iodine telah di sarankan. Iodine mungkin membantu menonaktifkan bakteri, karena itulah dia digunakan sebagai suatu disinfectant kulit dan dalam pemurnian air.

Iodine mungkin juga memainkan suatu peran dalam pencegahan fibrocystic breast disease, suatu kondisi yang dicirikan dengan bengkak yang menyakitkan di payudara, dengan mengatur efek dari hormon estrogen pada jaringan payudara.

Terakhir, para peneliti berhipotesa bahwa kekurangan iodine itu mengganggu fungsi dari sistem immune dan bahwa kecukupan iodine itu diperlukan untuk pencegahan keguguran.

Apa Saja Gejala dari Kekurangan Iodine?

Di bagian awal dari abad ke 20, kekurangan iodine itu cukup umum di Amerika dan Kanada. Namun, sejak itu masalah ini hampir sudah teratasi seluruhnya oleh penggungaan garam iodine.

Selain itu, saat ini iodine itu ditambahkan ke dalam makanan hewan, yang telah meningkatkan kandungan iodine dari makanan-makanan yang umum di konsumsi, termasuk susu sapi.

Sayangnya, di negara-negara di mana garam ber iodine itu tidak umum dikonsumsi, sehingga kekurangan iodine masih tetap menjadi suatu masalah yang signifikan.

Kekurangan asupan diet dari mineral vital ini mengakibatkan penurunan sintesa dari hormon thyroid.

Goiter (gondok), atau pembesaran kelenjar thyroid, itu biasanya adalah gejala-gejala awal yang terlihat akibat dari kekurangan iodine. (Goiter atau gondok bisa terjadi karena banyak alasan lain juga, tapi kekurangan iodine itu adalah penyebab yang paling umum di seluruh dunia.)

Pembesaran thyroid akibat dari rangsangan yang berlebihan pada kelenjar thyroid dengan thyroid yang merangsang hormon (TSH), saat tubuh mencoba untuk memproduksi peningkatan jumlah hormon thyroid.

Goiter atau gondok itu lebih umum dalam wilayah-wilayah geografis tertentu dimana iodine itu kurang di dalam diet dan dimana selenium itu juga kurang di dalam tanah. (Selenium itu terlibat langsung dengan aktivitas tertentu dari kelenjar thyroid.)

Kekurangan iodine mungkin pada akhirnya mengarah pada hypothyroidism, yang menyebabkan berbagai gejala termasuk keletihan, berat badan bertambah, lemah dan atau depresi.

Yang menariknya, kekurangan iodine juga bisa menyebabkan hyperthyroidism, suatu kondisi yang dicirikan dengan penurunan berat badan, detak jantung yang sangat cepat, dan penurunan-penurunan nafsu makan.

Kekurangan iodine yang parah selama masa kehamilan atau masa balita menyebakan cretinism, suatu kondisi yang dicirikan dengan hypothyroidism yang mengarah pada kegagalan kelenjar thyroid dan atau penurunan mental yang parah, terhambatnya pertumbuhan fisik, tuli, dan kejang-kejang.

Jika ditemukan dalam tahap-tahap awal, cretinism bisa diperbaiki dengan supplementasi iodine.

Apa Saja Gejala dari Keracunan Iodine?

Insiden overdosis iodine dari obat-obatan atau supplement dalam jumlah yang melebihi satu gram itu mungkin menyebabkan rasa terbakar dalam mulut, tenggorokan dan lambung, dan atau nyeri perut, mual, muntah, diare, detak jantung lemah, dan koma.

Adalah sulit untuk mendapatkan terlalu banyak iodine dari sumber-sumber makanan saja. Diperkirakan bahwa pria dan wanita itu mengonsumsi paling banyak 300 mcg dan 210 mcg iodine per hari, secara berurutan.

Secara umum, bahkan asupan-asupan iodine yang tinggi dari maknanan itu bisa ditoleransi dengan baik oleh sebagian besar orang.

Namun, dalam kondisi tertentu, konsumsi iodine yang berlebihan bisa benar-benar menghambat sintesa dari hormon-hormon thyroid, karenanya mengarah pada suatu pengembangan penyakit gondok (pembesaran kelenjar thyroid) dan hypothyroidism.

Asupan iodine yang berlebihan mungkin juga menyebabkan hyperthyroidism, thyroid papillary cancer, dan atau iodermia (suatu reaksi kulit yang serius).

Dalam suatu usaha untuk mencegah gejala-gejala dari keracunan iodine ini, Institute of Medicine menetapkan Tolerable Upper Intake Levels (TUL) berikut ini untuk iodine:

  • 1-3 tahun: 900 mcg
  • 4-8 tahun: 300 mcg
  • 9-13 tahun: 600 mcg
  • 14-18 tahun: 900 mcg
  • 19 tahun keatas: 1.100 mcg
  • Wanita hamil 14-18 tahun: 900 mcg
  • Wanita hamil 19 tahun keatas: 1.100 mcg
  • Wanita menyusui 14-18 tahun: 900 mcg
  • Wanita menyusui 19 tahun keatas: 1.100 mcg

Penting untuk dicatat bahwa jika anda memiliki suatu penyakit autoimmune thyroid (misalnya, Grave's disease atau Hashimoto's disease), atau jika anda mengalami kekurangan iodine pada beberapa tahap di kehidupan anda, maka anda mungkin rentan terhadap bahaya-bahaya dari konsumsi iodine yang berlebihan, dan mungkin, karenanya, perlu memonitor asupan iodine anda dengan lebih hati-hati.

Apa Dampak dari Pengolahan, Penyimpanan, atau Pemrosesan Terhadap Iodine?

Praktek-praktek pengolahan makanan seringkali meningkatkan jumlah iodine di dalam makanan.

Misalnya, penambahan potassium iodide ke dalam garam untuk memproduksi garam beryodium telah meningkatkan asupan iodine secara dramatis oleh orang-orang di negara-negara berkembang.

Selain itu, adonan-adonan berbasis iodine itu umum digunakan dalam pembuatan roti komersial, yang meningkatkan kandungan iodine dari roti.

Faktor Apa Saja yang Berkontribusi Terhadap Suatu Kekurangan Iodine?

Karena penyerapan iodine dari saluran pencernaan itu sangat cermat, maka kekurangan iodine itu biasanya terjadi karena terlalu sedikit mengonsumsi makanan-makanan yang mengandung iodine.

Namun, ada beberapa kontroversi disekitar dampak dari diet, bukan pada penyerapan iodine, melainkan pada pemanfaatan iodine oleh kelenjar thyroid. Karena thyroid membutuhkan iodine untuk membuat hormon-hormon thyroid, maka pemanfaatan ini essensial.

Dua kelompok zat ditemukan di dalam makanan--isoflavones, paling umum ditemukan di makanan-makanan kedele, dan thiocyanates, paling umum di produksi di dalam tubuh dari glucosinolates yang ditemukan di dalam sayuran cruciferous misalnya brokoli--telah tampak mengganggu pemanfaatan iodine oleh kelenjar thyroid, tapi hanya pada kondisi-kondisi yang sangat spesifik.

Kondisi-kondisi tersebut melibatkan kekurangan asupan iodine atau selenium (atau keduanya dan ketidak seimbangan asupan diet secara keseluruhan, yang terjadi secara terus menerus.

Kami belum menemukan adanya bukti apapun yang menunjukkan masalah-masalah dengan metabolisme iodine oleh kelenjar thyroid saat makanan-makanan kedele atau sayuran cruciferous itu dimakan dalam jumlah menengah dalam suatu diet seimbang yang juga mengandung jumlah iodine dan selenium yang tepat.

Karena makanan-makanan kedele dan sayuran cruciferous itu menyediakan begitu banyak manfaat kesehatan yang telah di dokumentasikan dengan baik, kami tidak percaya bahwa ada alasan luar biasa untuk mengeliminasi makanan-makanan ini dari diet karena alasan-alasan yang berhubungan dengan iodine.

Namun, bagi orang-orang yang memiliki suatu sejarah gangguan-gangguan thyroid, asupan diet yang tidak seimbang dan kekurangan asupan iodine dan atau selenium, kami menganjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter untuk memutuskan tentang peranan dari makanan-makanan ini dalam mendukung kesehatan.

Bagaimana Gizi Lain Berinteraksi Dengan Iodine?

Pengubahan thyroxine (T4) menjadi triiodthyronine (T3) itu membutuhkan pembuangan satu molekul iodine dari T4. Reaksi ini membutuhkan mineral selenium. Molekul iodine yang dihilangkan akan kembali ke kolam iodine di dalam tubuh dan bisa digunakan kembali untuk membuat hormon-hormon thyroid tambahan.

Jika tubuh anda kekurangan selenium, maka pengubahan T4 menjadi T3 itu menurun, dan berkurang pula jumlah iodine yang tersedia bagi thyroid untuk dimanfaatkan dalam membuat hormon-hormon baru.

Studi-studi pada hewan telah menunjukkan bahwa arsenic mengganggu pengambilan iodine oleh thyroid, yang mengarah pada penyakit gondok. Selain itu, kekurangan vitamin A, vitamin E, zinc, dan atau zat besi, bisa meningkatkan efek-efek dari kekurangan iodine.

Penyakit Apa Saja yang Membutuhkan Penekanan Khusus pada Iodine?

Iodine mungkin memainkan suatu peran dalam pencegahan dan atau pengobatan dari penyakit-penyakit berikut ini:

  • Cognitive impairment
  • Cretinism
  • Fibrocystic breast disease
  • Gondok
  • Hyperthyroidism
  • Hypothyroidism
  • Multiple miscarriages

Makanan Apa Saja yang Menyediakan Iodine?

Jumlah iodine yang ditemukan di sebagian besar makanan natural itu biasanya cukup kecil dan bervariasi, tergantung pada faktor-faktor lingkungan misalnya kandungan iodine di dalam tanah dan penggunaan pupuk.

Sebagian dari sumber-sumber makanan yang paling banyak mengandung iodine itu seringkali adalah makanan-makanan olahan yang mengandung garam beryodium, dan roti yang mengandung adonan beryodium.

Rumput laut itu adalah suatu sumber yang sempurna untuk iodine. Yogurt, susu sapi, telur, dan strawberrie itu adalah sumber-sumber yang sangat bagus untuk iodine. Sumber yang bagus antara lain mozzarella cheese.

Ikan dan kerang-kerangan membutuhkan kategori mereka sendiri yang khusus saat tiba waktunya untuk kandungan iodine, karena jumlah dari iodine yang dikandungnya itu tidak selalu mudah untuk diprediksi.

Misalnya, jumlah iodine yang ditemukan pada ikan itu mungkin tidak sama persis dengan jumlah yang ditemukan di perairan-perairan tempat hidup ikan-ikan tersebut, atau bahkan dengan diet mereka.

Empat ons dari ikan yang sangat rendah iodine mungkin hanya menyediakan sekitar 70 microgram iodine, atau kurang dari setengah dari jumlah yang direkomendasikan.

Sebaliknya, empat ons dari ikan yang sangat tinggi iodine mungkin mengandung sekitar 1.000 microgram iodine—suatu jumlah yang hanya sedikit dibawah Tolerable Upper Limit (UL, atau level keamanan) yaitu 1.100 microgram.

Akibat variabilitas yang sangat beragam dalam kandungan iodine pada ikan, dan relatif kurangnya informasi yang bagus bagi para konsumen untuk menjadi dasar bagi keputusan-keputusan mereka dalam bidang ini, maka kami tidak menganjurkan untuk hanya bergantung pada ikan saja untuk menyediakan semua iodine asupan yang anda butuhkan.

Namun, anda bisa mengandalkan untuk mendapatkan iodine dari sebagian besar ikan, dan pada satu hari tertentu manapun, kami ingin menyarankan pemikiran tentang 4-6 ons sajian ikan karena menyediakan setidaknya 50% dari kebutuhan iodine anda.

Sebaliknya, jika anda sedang mencoba untuk sangat membatasi asupan iodine, maka anda mungkin ingin memakan ikan pada basis yang kurang rutin untuk menurunkan resiko anda terhadap asupan iodine diatas level RDA.

Apa Saja Rekomendasi Kesehatan Publik Saat ini untuk Iodine?

Di tahun 2000, Institute of Medicine di National Academy of Sciences menetapkan Dietary Reference Intakes yang baru untuk iodine. Adequate Intakes itu ditetapkan untuk anak-anak diatas satu tahun, dan Recommended Dietary Allowances itu ditentukan untuk semua orang yang berusia satu tahun keatas.

Rekomendasi-rekomendasi tersebut adalah sebagai berikut:

  • 0-6 bulan: 110 mcg
  • 7-12 bulan: 130 mcg
  • 1-8 tahun: 90 mcg
  • Anak laki-laki 9-13 tahun: 120 mcg
  • Anak perempuan 9-13 tahun: 120 mcg
  • Anak laki-laki 14-18 tahun: 150 mcg
  • Anak perempuan 14-18 tahun: 150 mcg
  • Pria 19 tahun keatas: 150 mcg
  • Wanita 19 tahun keatas: 150 mcg
  • Wanita hamil 14 tahun keatas: 220 mcg
  • Wanita menyusui 14 tahun keatas: 290 mcg
Terima kasih karena sudah berkunjung dan membaca artikel yang berkategori Gizi dengan judul Iodine. Jangan lupa like dan bagikan artikel ini... By : 1001 Diet