Diet Rendah Lemak

Diet-diet yang tinggi lemak itu dihubungkan dengan peningkatan resiko dari beberapa kondisi medis yang serius termasuk obesitas, kanker, dan penyakit jantung.

Sehingga, rekomendasi-rekomendasi kesehatan publik saat ini ditekankan pada pentingnya mengurangi total asupan lemak untuk tidak lebih dari 30% dari total kalori, atau 60 gram lemak per hari di dalam suatu diet 1.800 kalori.

Tips untuk mengurangi asupan lemak itu antara lain menurunkan asupan produk-produk dairy lemak utuh, daging merah, dan bahan-bahan tinggi lemak.

Meski sebagian besar orang bisa meningkatkan kesehatannya dengan mengurangi jumlah total lemak di dalam diet mereka, tapi konsumsi lemak oleh anak-anak dibawah usia dua tahun itu seharusnya tidak dibatasi.

Selain itu, orang-orang dewasa yang mengurangi total asupan lemaknya seharusnya tetap hati-hati untuk tetap menyertakan jumlah lemak essensial yang cukup, terutama omega 3 fatty acids.

Sejarah

Selaam 20 tahun terakhir, jumlah dan jenis lemak asupan yang seharusnya ada di dalam suatu diet yang sehat itu telah menjadi sumber kontroversi yang luar biasa. Meski lemak itu seringkali digambarkan sebagai suatu makanan yang jahat oleh media populer, namun lemak itu berpartisipasi di dalam lima fungsi fisiologis yang essensial:

  1. Lemak bertindak sebagai suatu sumber energi untuk tubuh dengan menyediakan 9 kalori per gram (dibandingkan dengan 4 kalori per gram untuk karbohidrat dan protein).
  2. Lemak simpanan membantu menjaga suhu tubuh dan melindungi organ-organ vital dari cidera.
  3. Lemak asupan membantu dalam penyerapan dan transportasi vitamin-vitamin fat-soluble (A, D, E dan K) dan gizi-gizi fat-soluble lainnya.
  4. Lemak meningkatkan rasa dan kenikmatan dari makanan dan menyediakan suatu perasaan puas yang membantu kita mengatur berapa banyak makanan yang kita makan pada satu waktu.
  5. Lemak asupan menyediakan dua fatty acids essensial (omega 3 fat, alpha-linolenic acid, dan omega 6 fat, linoleic acid) yang keduanya itu diperlukan untuk berbagai proses fisiologis yang penting.

Namun, terlalu banyak memakan lemak yang salah, bisa meningkatkan kemungkinan kita untuk menjadi obese, atau mengembangkan penyakit jantung atau kanker.

Sehingga, berbagai organisasi gizi dan kesehatan, termasuk US Surgeon General, US Department of Health and Human Services, dan US Department of Agriculture menganjurkan suatu diet "rendah lemak" dan mempublikasikan rekomendasi-rekomendasi asupan yang menyertakan pengurangan asupan lemak total dan saturated.

Secara umum, panduan-panduan ini menganjurkan bahwa untuk orang-orang yang berusia dua tahun keatas, asupan lemak total itu seharusnya tidak lebih dari 30% dari total asupan kalori dan bahwa lemak saturated itu seharusnya tidak lebih dari 10% dari asupan kalori harian.

Untuk lemak total, panduan ini berarti tidak lebih dari 60 gram lemak per hari pada suatu diet 1.800 kalori, dan di dalam jumlah lemak total tersebut, lemak saturated nya tidak lebih dari 20 gram.

Popularitas

Dengan semakin bertambahnya pengakuan terhadap berbagai bahaya dari terlalu banyak memakan lemak, dan plethora mengenai makanan-makanan "rendah lemak" dan "bebes lemak" pada rak-rak di supermarket, anda akan mengira bahwa semua orang di Amerika itu memakan suatu diet yang rendah lemak.

Sayangnya, statistik terbaru malah menyatakan yang sebaliknya. Menurut Continuing Survey of Food Intakes by Individuals dari USDA, sebenarnya konsumsi lemak itu telah sedikit meningkatkan selama beberapa dekade terakhir, dari sekitar 81 gram per hari di akhir 1970 ke sekitar 83 gram per hari di awal tahun 1990.

Selain itu, hasil-hasi dari Third Report on Nutrition Monitoring di Amerika mengindikasikan bahwa mayoritas populasi Amerika gagal untuk memenuhi rekomendasi-rekomendasi terbaru untuk konsumsi lemak asupan.

Bahkan, hanya 21% dan 25% pria dan wanita yang berusia 20 tahun keatas yang mengonsumsi kurang dari atau sama dengan 30% kalori dari lemak. Anak-anak dan remaja itu bahkan lebih buruk di banding orang tuanya dalam memenuhi rekomendasi-rekomendasi terbaru.

Hanya sekitar 18% anak laki-laki dan perempuan yang berusia 6 sampai 11 tahun yang mengonsumsi kurang dari atau setara dengan 30% kalori dari lemak, dan hanya 14% dan 18% anak laki-laki dan perempuan, yang berusia 12 sampai 19 tahun yang memenuhi rekomendasi-rekomendasi terbaru untuk asupan lemak.

Penyebabnya?

Konsumsi sumber-sumber utama lemak asupan di dalam diet Amerika, yang menyertakan daging merah, unggas dan produk-produk dairy (keju dan es krim) tidak berkurang, dan konsumsi makanan-makanan snack tinggi lemak, terutama dikalangan anak-anak, itu sedang meningkat.

Prinsip-prinsip

Secara umum, semua diet, apapun makanan yang dimakannya, itu bisa dianggap "rendah lemak" jika tidak lebih dari 30% dari total kalorinya yang berasal dari lemak, yaitu 60 gram lemak per hari di dalam suatu diet 1.800 kalori.

Akibatnya, tidak ada resep diet "rendah lemak" yang mengatur dengan tegas makanan-makanan apa saja yang harus dimakan. Sebagian orang memilih untuk mengurangi jumlah daging merah yang mereka mana, sedangkan yang lain mengindari dessert, snack, bumbu atau kacang-kacangan yang tinggi lemak.

Namun, penting untuk di ingat, bahwa tidak semua diet rendah lemak itu pasti adalah suatu diet yang "sehat."

Bahkan, banyak orang yang mengikuti suatu diet rendah lemak menggangi makanan-makanan yang mengandung lemak dengan makanan-makanan olahan "bebas lemak" yang mengandung gula, garam, additive, dan pengawet dalam jumlah besar.

Lalu, apa yang bisa anda lakukan untuk mengembangkan suatu diet rendah lemak yang sehat?

Berikut ini beberapa tips untuk mengurangi asupan lemak dan meningkatkan kesehatan:

  • Pertama dan utama, hindari semua makanan yang secara parsial mengandung minyak-minyak hydrogenasi, yang juga disebut trans-fat. Berbagai penelitian mengindikasikan bahwa lemak-lemak ini berbahaya bagi kesehatan anda.
  • Tumis sayuran dan daging dengan kaldu sayuran dari pada menggunakan mentega atau minyak sayur.
  • Baca label makanan dengan seksama, perhatikan ukuran sajian dan jumlah sajian per paket. Sebagian label itu ditujukan untuk menyesatkan, dimana ukuran sajian yang tertulis lebih kecil dibanding jumlah makanan yang biasanya dikonsumsi, yang berarti nantinya mungkin lemak yang anda makan jauh lebih banyak dari pada yang anda kira.
  • Kurangi konsumsi daging. Ganti masakan daging dengan buncis atau masakan yang terbuat dari daging dengan kedele sesering mungkin.
  • Saat anda memakan daging, pilihlah bagian yang paling sedikit mengandung lemak dan sisihkan setiap lemak yang terlihat sebelum memakan. Untuk menjaga daging ayam agar tetap lembab, jangan membuang kulitnya sebelum memasak, buanglah saat akan memakannya.
  • Batasi konsumsi produk-produk dairy whole-fat atau ganti dengan pilihan-pilihan yang rendah atau non-lemak.
  • Tingkatkan jumlah buah, sayuran dan whole grain yang anda makan. Itu akan mengurangi ruang dan keinginan anda untuk cemilan-cemilan yang tinggi lemak.
  • Kurangi penggunaan bahan-bahan tinggi lemak, misalnya mentega dan mayonnaise.

Terminology Label

Saat anda sedang mencoba untuk mengurangi asupan lemak total, mengetahui makna sebenarnya dari kalimat-kalimat yang terdapat pada bungkus makanan akan sangat bermanfaat. Berikut ini istilah-istilah yang digunakan pada label:

  • Fat Free: mengandung kurang dari 0,5 gram lemak per sajian
  • Saturated Fat Free: mengandung kurang dari 0,5 gram lemak per sajian dan level trans fatty acids tidak lebih dari 1% dari lemak total
  • Low Fat: mengandung 3 gram atau kurang per sajian atau per 50 gram makanan (jika ukuran sajian kurang dari 30 gram atau 2 sendok makan)
  • Low Saturated Fat: mengandung 1 gram atau kurang per sajian dan tidak lebih dari 15% kalorinya dari saturated fatty acids
  • Reduced atau Less Fat: mengandung minimal kurang dari 25% per sajian dibanding makanan rujukan
  • Reduced atau Less Saturated Fat: mengandung minimal kurang dari 25% lemak per sajian dibanding makanan sejenis yang full-fat. Misalnya, susu yang diberi label sebagai "reduced fat" harus mengandung setidaknya kurang dari 25% lemak dibanding whole milk.

Kimiawi Lemak

Potongan kecil terakhir dari informasi yang akan bermanfaat bagi anda saat sedang mencoba mengurangi lemak adalah sedikit wawasan mengenai kimiawi lemak. Anda akan menemukan banyak istilah dibawah ini pada daftar bahan-bahan dari makanan-makanan yang dipaket.

Pemahaman yang lebih mengenai berbagai jenis-jenis lemak bisa membantu anda meningkatkan kualitas dari lemak-lemak yang anda konsumsi, juga membantu anda untuk mengurangi total asupan lemak.

Lemak itu terdiri atas rantai-rantai dari atom-atom karbon, yaitu atom-atom hidrogen dan oksigen yang saling mengikat. Lemak asupan itu dibagi ke dalam berbagai kategori tergantung pada susunan atom hidrogen di dalam rantai karbon dan bentuk dari molekul lemak.

Empat kategori dari lemak asupan itu adalah lemak saturated, lemak monounsaturated, lemak polyunsaturated, dan lemak hydrogenated.

Meski makanan-makanan itu hampir selalu mengandung suatu campuran dari berbagai jenis lemak, tapi makanan-makanan yang mengandung lemak itu biasanya dikelompokkan menurut jenis lemak yang paling dominan di dalam makanan tersebut.

Berikut ini beberapa profil singkat dari jenis-jenis lemak ini:

  • Lemak saturated: Lemak saturated mengandung sejumlah besar saturated fatty acids.

Saturated fatty acids diberi nama seperti itu karena lemak ini saturated (menjadi jenuh) dengan hidrogen, yang berarti bahwa lemak ini hanya memiliki satu ikatan diantara atom-atom yang terdapat di dalam rantai, sehingga tidak menyisakan ruang bagi atom-atom hidrogen tambahan di dalam strukturnya.

Lemak saturated itu biasanya solid pada suhu ruangan. Sumber-sumber lemak saturated itu antara lain mentega, coconut dan palm oil, daging merah, unggas, dan lemak babi. Asupan lemak saturated yang tinggi itu dihubungkan dengan peningkatan level kolesterol dan suatu peningkatan resiko untuk penyakit jantung.

  • Lemak monounsaturated: Lemak monounsaturated mengandung sejumlah besar monounsaturated fatty acids.

Monounsaturated fatty acids itu diberi nama seperti itu karena, akibat kehadiran satu ikatan kimiawi ganda di dalam rantai karbonnya, fatty acid-fatty acid nya tidak menjadi jenuh dengan hidrogen.

Lemak monounsaturated itu biasanya cair pada suhu ruangan, tapi menjadi solid saat dibekukan. Sumber-sumber lemak monounsaturated itu antara lain olive oil, canola oil, peanut oil, dan avocado.

Secara historis, lemak monounsaturated, dan terutama olive oil, itu adalah lemak yang paling dominan di dalam diet dari orang-orang yang hidup di Mediterranean, dan mungkin menjadi salah satu penyebab dari rendahnya tingkat berbagai penyakit degeneratif misalnya kanker, diabetes, dan penyakit jantung di wilayah ini.

  • Lemak polyunsaturated: Lemak polyunsaturated mengandung sejumlah besar polyunsaturated fatty acids.

Polyunsaturated fatty acids diberi nama seperti itu karena akibat kehadiran dua atau lebih ikatan kimiawi ganda, maka terdapat ruang-ruang disepanjang rantai karbon dimana fatty acid itu tidak menjadi jenuh dengan hidrogen.

Lemak polyunsaturated itu cair pada suhu ruangan dan tetap dalam bentuk cair saat dibekukan atau di dinginkan. Dua fatty acid essensial, yaitu linoleic acid dan alpha-linolenic acid, adalah polyunsaturated fatty acids. Kedua fatty acid essensial ini sangat unik dan penting bagi kesehatan.

Linoleic acid adalah bahan-bahan pondasi dasar untuk suatu kelompok lemak yang disebut omega 6 fatty acids. Linolenic acid juga adalah bahan dasar untuk kelompok lemak lain yang disebut omega 3 fatty acids.

Di Amerika, asupan lemak polyunsaturated itu sangat tidak seimbang. Banyak orang yang mengonsumsi lemak polyunsaturated secara berlebihan, tapi terlalu sedikit mengonsumsi dua fatty acid essensial (linoleic dan linolenic acid).

Bahkan, hampir semua orang di Amerika - termasuk mereka yang mengonsumsi bahan dasar omega 6 (linoleic acid) dalam jumlah yang cukup - tidak mengonsumsi bahan dasar omega 3 (linolenic acid) dalam jumlah yang cukup.

Kesimpulannya?

Saat anda ingin mengurangi lemak asupan, berhati-hatilah dalam menjaga asupan yang cukup dari satu jenis lemak polyunsaturated, yaitu omega 3 fatty acids.

Sumber-sumber makanan terbaik untuk omega 3 fatty acids antara lain flax seeds, hemp seeds, pumpkin seeds, sunflower seeds, sesame seeds, kedele, dan ikan tangkapan liar misalnya salmon.

Asupan lemak omega 3 yang tinggi itu dihubungkan dengan suatu pengurangan resiko untuk penyakit jantung, dan mungkin bermanfaat dalam pengobatan dari berbagai kondisi kesehatan termasuk penyakit-penyakit autoimmune (misalnya, lupus dan rheumatoid arthritis).

  • Lemak hydrogenated: Lemak hydrogenasi, yang juga dikenal sebagai trans fats, itu dihasilkan melalui suatu proses kimia yang disebut hydrogenasi.

Hydrogenasi menambahkan hidrogen ke berbagai tempat di dalam rantai fatty acid, sehingga mengubah ikatan-ikatan unsaturated di dalam oil menjadi ikatan-ikatan saturated, menciptakan suatu lemak yang solid dengan peningkatan jangka hidup.

Saat proses hydrogenasi itu tidak lengkap (yang berarti bahwa tidak semua ikatan unsaturated itu diubah menjadi ikatan-ikatan saturated), maka struktur fatty acid nya diubah dari lemak-lemak konfigurasi natural "cis" menjadi suatu konfigurasi "trans".

Trans fats itu dihubungkan dengan suatu peningkatan resiko untuk penyakit jantung. Lemak-lemak hydrogenated itu bersembunyi di dalam berbagai makanan yang diproses, jadi adalah suatu ide yang bagus untuk selalu memeriksa label.

Sumber-sumber utama dari lemak-lemak ini antara lain margarine, shortening, dan berbagai makanan olahan (misalnya, potato chips, tortilla chips, non-dairy creamers, breads, muffins, cookies, dan candy).

Penelitian

Sejumlah besar penelitian berbasis populasi mengindikasikan bahwa konsumsi dari suatu diet yang tinggi dalam lemak total dan saturated itu berhubungan dengan suatu peningkatan resiko untuk beberapa kondisi medis, misalnya obesitaas, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, insulin resistance, gallbladder disease, dan kanker tertentu (misalnya kanker payudara, kanker usus, dan kanker prostate).

Di sisi lain, berbagai kritik mengenai keranjingan "rendah lemak" berpendapat bahwa diet-diet rendah lemak, tinggi karbohidrat itu malah meningkatkan level triglyceride dan menurunkan level HDL, yaitu bentuk kolesterol yang melindungi. Penelitian mengindikasikan bahwa level triglyceride yang tinggi dan level HDL yang rendah itu berhubungan dengan suatu peningkatan resiko untuk penyakit jantung.

Makanan yang di Tekankan

Suatu diet rendah lemak yang sehat memberikan penekanan pada konsumsi whole grain, polong-polongan, buah dan sayuran, juga sejumlah kecil sumber-sumber lemak yang sehat termasuk kacang-kacangan mentah, biji-bijian mentah, vegetable oils (terutama monounsaturated oils misalnya olive oil, dan oil-oil yang kaya dalam lemak omega 3 misalnya flaxseed oil dan soybean oil), dan ikan air dingin termasuk salmon, herring, dan mackerel.

Makanan-makanan yang di Hindari

Diet-diet rendah lemak melarang atau membatasi daging merah, produk dairy (butter, susu, yogurt, heavy cream dan ice cream), mayonnaise, margarine, dan salad dressing whole fat. Diet-diet yang sangat rendah lemak, misalnya Dean Ornish Diet dan Pritikin diet, mengeliminasi hampir semua produk hewani dan menambahkan vegetable oils.

Kelebihan/Defisiensi Gizi

Diet-diet rendah lemak seringkali mengandung sejumlah besar karbohidrat simple dan pemanis-pemanis olahan, terutama saat makanan-makanan olahan yang "low-fat" dan "fat-free" itu dimakan. Selain itu, diet-diet yang sangat rendah lemak itu mungkin kurang cukup mengandung omega 3 dan omega 6 essential fatty acid.

Bermanfaat Bagi Siapa?

Lemak itu adalah gizi makro yang paling padat kalori (lemak mengandung 9 kalori per gram dibanding 4 kalori per gram untuk protein dan karbohidrat), sehingga makanan-makanan yang mengandung lemak itu biasanya tinggi dalam kalori.

Jika anda sedang mencoba untuk mengurangi berat badan dengan cara menghitung kalori, maka dengan mengurangi konsumsi makanan-makanan yang tinggi lemak itu bisa bermanfaat.

Selain itu, jika anda memiliki penyakit jantung atau kanker, atau punya suatu sejarah keluarga dari salah satu penyakit tersebut, maka kesehatan anda mungkin akan meningkat dengan memakan suatu diet yang rendah dalam lemak total dan saturated.

Berbahaya Bagi Siapa?

Mengikut suatu diet yang rendah lemak (atau diet yang mengandung kurang dari 30% kalori sebagai lemak) itu kemungkinan besar tidak akan menimbulkan bahaya apapun bagi orang dewasa yang sehat dan memakan suatu diet yang bervariasi dan seimbang, dengan asumsi bahwa mereka mengonsumsi essential fatty acid, terutama lemak omega 3 dalam jumlah yang cukup.

Namun, anak-anak membutuhkan lemak ekstra untuk mempertahankan pertumbuhan dan perkembangan normal. Karenanya, konsumsi lemak asupan oleh bayi dan anak-anak yang berusia kurang dari dua tahun itu seharusnya tidak dibatasi.

Cabe Merah

Panas dan pedas, cabe merah itu tersedia sepanjang tahun, menambahkan gairah pada masakan penuh citarasa, dan kesehatan bagi mereka yang cukup berani untuk beresiko dengan rasanya yang pedas.

Cabe merah atau Cayenne Pepper itu adalah anggota dari keluarga sayuran Capsicum, yang umumnya dikenal sebagai cabe rawit Secara botani dikenal sebagai Capsicum annuum.

Manfaat Cabe Merah Bagi Kesehatan

Rasa panas yang diproduksi oleh cabe itu adalah karena kandungan suatu zat yang disebut capsaicin.

Secara teknis disebut sebagai 8-methyul-N-vanillyl-6-nonenamide, capsaicin itu telah banyak di teliti untuk efek-efek pengurang rasa sakit, manfaat-manfaat cardiovascular, dan kemampuannya untuk mencegah bisul. Capsaicin juga secara efektif membuka dan mengeringkan ongested nasal passages.

Selain kandungan capsaicin nya, cabe merah itu juga adalah suatu sumber yang sempurna untuk vitamin A, melalui konsentrasi carotenoid-carotenoid pro-vitamin A, termasuk eta-carotene.

Beta-carotene itu bukan cuma antioxidant yang kuat dengan sendirinya, tapi juga bisa dikonversi oleh tubuh menjadi vitamin A, suatu gizi essensial bagi kesehatan semua jaringan epithelial (jaringan yang melapisi semua lubang tubuh termasuk saluran pernapasan, gastrointestinal dan reproduksi.)

Beta-carotene mungkin mungkin membantu dalam mengurangi gejala-gejala asthma, osteoarthritis, dan rheumatoid arthritis. 

Selain itu, aktivitas antioxidant nya membuatnya bermanfaat dalam mencegah kerusakan radikal bebas yang bisa mengarah pada atherosclerosis, kanker usus, dan komplikasi-komplikasi diabetic, misalnya kerusakan syaraf dan penyakit jantung.

Memerangi Peradangan

Semua cabe, termasuk cabe merah, itu mengandung capsaicin, yang selain memberikan cabe karakteristik nya yang panas. adalah suatu penghambat yang kuat untuk zat P, yaitu suatu neuropeptide yang berhubungan dengan pemrosesan peradangan.

Semakin panas cabe, semakin banyak capsaicin yang dikandungnya. Varietas-varietas yang paling panas antara lain habanero dan Scotch bonne termasuk cayenne peppers.

Yang paling panas berikutnya adalah Jalapenos, di ikuti dengan varietas-varietas yang lebih ringan, termasuk Spanish pimentos, dan Anaheim and Hungarian cherry peppers.

Capsaicin itu sedang diteliti sebagai suatu pengobatan efektif untuk gangguan-gangguan sensor serat syaraf, termasuk nyeri yang berhubungan dengan arthritis, psoriasis, dan diabetic neuropathy.

Saat hewan-hewan di suntik dengan suatu zat yang menyebabkan peradangan arthritis itu diberi makan suatu diet yang mengandung capsaicin, mereka mengalami penundaan serangan arthritis, dan juga secara signifikan mengurangi peradangan.

Pereda Nyeri Natural

Capsaicin topical telah tampak di dalam studi-studi sebagai suatu suatu pengobatan efektif untuk sakit kepala cluster dan nyeri osteoarthritis.

Beberapa studi review mengenai manajemen nyeri untuk diabetic neuropathy telah mendata manfaat-manfaat capsaicin topical untuk mengurangi nyeri yang berhubungan dengan kondisi ini.

Di dalam suatu percoban double-blind placebo controlled, hampir 200 pasien penderita psoriasis itu diberikan topical olahan yang entah akan mengandung capsaicin atau placebo.

Para pasien yang mendapat capsaicin melaporkan peningkatan signifikan berdasarkan pada suatu tingkat keparahan dengan melacak gejala-gejala yang berhubungan dengan psoriasis. Efek samping yang dilaporkan dengan capsaicin topical cream adalah rasa panas pada tempat yang diaplikasikan.

Manfaat Cardiovascular

Cabe merh dan cabe-cabe rawit merah lainnya telah tampak mampu mengurangi level kolesterol darah, triglyceride dan platelet aggregation, sambil meningkatkan kemampuan tubuh untuk melarutkan fibrin, suatu zat integral untuk pembentukan pembekuan darah.

Budaya-budaya di mana cabe-cabe pedas misalnya cabe merah digunakan secara bebas itu memiliki tingkat yang lebih rendah untuk serangan jantung stroke dan pulmonary embolism.

Membersihkan Sumbatan

Capsaicin bukan cuma mengurangi nyeri, tapi rasa panasnya juga merangsang pelepasan-pelepasan yang membantu membersihkan lendir dari hidung atau paru-paru yang tersumbat.

Capsaicin itu mirip dengan suatu zat yang ditemukan di banyak ramuan untuk mengatasi penyumbatan, hanya saja capsaicin itu bekerja lebih cepat. Suatu teh yang dibuat dari cabe merah bisa merangsang selaput-selaput lendir yang melapisi nasal passages agar mengering, dan membantu melegakan penyumbatan.

Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Warna yang cerah dari cabe merah memberikan tanda-tanda mengenai kandungan beta-catorene atau pro-vitamin A nya yang tinggi. Dua sendok cabe merah saja sudah menyediakan 47% dari nilai harian untuk vitamin A.

Seringkali disebut vitamin anti-infeksi, vitamin A itu essensial bagi kesehatan jaringan-jaringan epithelial termasuk selaput-selaput lendir yang melapisi saluran-saluran pernapasan, paru-paru, saluran usus dan urine serta bertindak sebagai baris pertahanan pertama tubuh terhadap pathogen-pathogen penyerang.

Mencegah Bisul Lambung

Sama seperti cabe merah, cabe rawit itu memiliki reputasi yang buruk karena dianggap berkontribusi pada bisul-bisul lambung.

Padahal keduanya bukan cuma tidak menyebabkan bisul lambung, tapi juga mungkin membantu mencegahnya dengan cara membunuh bakteri yang mungkin anda cerna, sambil merangsang cell-cell lapisan lambung untuk mengeluarkan cairan-cairan perlindungan yang mencegah pembentukan bisul.

Penggunaan cabe merah itu sebenarnya berhubungan dengan suatu pengurangan resiko untuk bisul-bisul lambung.

Mengurangi Berat Badan

Semua panas yang anda rasakan setelah makan cabe itu membutuh energi--dan kalori untuk memproduksinya. Bahkan cabe manis sekalipun ditemukan mengandung zat-zat yang secara signifikan meningkatkan thermogenesis (produksi panas) dan konsumsi oksigen untuk lebih dari 20 menit setelah dimakan.

Sejarah

Cabe merah itu adalah salah satu anggota dari keluarga sayuran Capsicum. Secara botani cabe merah itu dikenal sebagai Capsicum annuum.

Tidak mengherankan jika cabe merah juga jenis-jenis cabe lain itu bisa dilacak 7 ribu tahun sejarahnya ke Amerika Tengah dan Selatan, wilayah-wilayah dimana masakan-masakannya itu di terkenal karena kepedasannya.

Cabe-cabe tersebut sudah dibudidayakan di wilayah-wilayah tersebut selama lebih dari 7 ribu tahun, dimana awalnya sebagai suatu item dekoratif yang kemudian menjadi suatu bahan makanan dan obat-obatan.

Baru pada abad ke 15 dan 16 Masehi cabe merah dan cabe-cabe lainnya diperkenalkan ke seluruh dunia.

Christopher Columbus menemukannya pada penjelajahannya ke pulau-pulau Karibia dan membawanya kembali ke Eropa dimana cabe-cabe tersebut digunakan sebagai suatu pengganti untuk lada hitam, yang saat itu sangat mahal karena harus di import dari Asia.

Ferdinand Magellan adalah orang yang pertama kali memperkenalkannya ke Afrika dan Asia, benua-benua yang sejak itu telah menggabungkannya bukan cuma ke dalam masakan-masakan mereka tapi juga ke bidang pengobatan.

Meski cabe merah dan cabe rawit saat ini tumbuh di semua benua, tapi China, Turki, Nigeria, Spanyol, dan Meksiko adalah produsen-produsen komersial terbesar.

Profil Gizi

Cabe merah itu adalah suatu sumber yang sempurna untuk vitamin A. Selain itu juga suatu sumber yang sangat bagus untuk vitamin E, serta suatu sumber yang bagus untuk vitamin C, vitamin B6, vitamin C, fiber, vitamin K, manganese dan serat asupan.

Niacin

Niacin dan niacinamide itu adalah bentuk-bentuk dari vitamin B3. Vitamin B3 itu ditemukan di banyak makanan termasuk ragi, daging, susu, telur, sayuran hijau, buncis, dan grain sereal. Niacin dan niacinamide itu juga ditemukan di banyak supplement vitamin B kompleks dengan vitamin-vitamin B lain.

Niacin itu digunakan untuk kolesterol tinggi. Juga digunakan bersama dengan pengobatan-pengobatan lain untuk masalah-masalah sirkulasi, sakit kepala migraine, pusing-pusing, dan untuk mengurangi diare yang berhubungan dengan kolera.

Niacin itu juga digunakan untuk mencegah positive urine drug screens pada orang-orang yang menggunakan obat-obatan ilegal.

Niacinamide itu digunakan untuk mengobati diabetes dan dua kondisi kulit yang disebut bullous pemphigoid dan granuloma annulare.

Niacin atau niacinamide itu digunakan untuk mencegah defisiensi vitamin B3 dan kondisi-kondisi yang berhubungan misalnya pellagra.

Masing-masing dari bentuk vitamin B3 ini digunakan untuk schizophrenia, halusinasi karena obat-obatan, penyakit Alzheimer’s dan berkurangnya kemampuan berpikir akibat usia, chronic brain syndrome, depresi, motion sickness, ketergantungan alkohol, dan fluid collection (edema).

Sebagian orang menggunakan niacin atau niacinamide untuk jerawat, leprosy, attention deficit-hyperactivity disorder (ADHD), memory loss, arthritis, mencegah sakit kepala menstruasi, meningkatkan pencernaan, melindungi terhadap berbagai racun dan pencemar, mengurangi efek-efek penuaan, menurunkan tekanan darah, memperlancar sirkulasi darah, memajukan relaksasi, meningkatkan orgasme, dan mencegah katarak.

Niacinamide itu dioleskan pada kulit untuk mengobati suatu kondisi kulit yang disebut inflammatory acne vulgaris.

Bagaimana cara kerjanya?

Niacinamide bisa dibuat dari niacin di dalam tubuh. Niacin itu dikonversi menjadi niacinamide saat terdapat dalam jumlah yang lebih besar dibanding yang dibutuhkan oleh tubuh. Niacin dan niacinamide itu mudah larut dalam air dan diserap dengan baik saat digunakan melalui mulut.

Niacin dan niacinamide itu dibutuhkan agar lemak dan gula di dalam tubuh bisa berfungsi normal dan menjaga kesehatan cell-cell. Pada dosis-dosis tinggi, niacin dan niacinamide bisa memiliki efek-efek yang berbeda.

Niacin mungkin membantu penderita penyakit jantung karena efek-efeknya yang bermanfaat bagi pembekuan. Niacin mungkin juga meningkatkan level dari suatu jenis lemak tertentu yang disebut triglycerides di dalam darah.

Niacinamide tidak memiliki efek-efek yang bermanfaat pada lemak dan seharusnya tidak digunakan untuk mengobati kolesterol tinggi atau level-level lemak yang tinggi di dalam darah.

Defisiensi niacin bisa menyebabkan suatu kondisi yang disebut pellagra, yang menyebabkan iritasi kulit, diare, dan dementia. Pellagra itu umum di awal abad ke 21, tapi kurang umum saat ini, karena makanan saat ini sudah diperkaya dengan niacin. Pellagra hampir telah dieliminasi di kebudayaan barat.

Orang-orang dengan diet yang buruk, alkoholik, dan memiliki beberapa jenis tumor lambat tumbuh yang disebut carcinoid tumor itu mungkin beresiko untuk mengalami defisiensi niacin.

Penggunaan dan Efektivitas Niacin

Efektif untuk:

  • Pengobatan dan pencegahan defisiensi niacin, dan kondisi tertentu yang berhubungan dengan defisiensi niacin misalnya pellagra.
  • Kolesterol tinggi. Hanya niacin yang sepertinya mampu menurunkan kolesterol, niacinamide tidak bisa.

Kemungkinan Besar Efektif untuk:

  • Kolesterol tinggi. Hanya niacin yang sepertinya mampu menurunkan kolesterol, niacinamide tidak bisa. Sebagian produk niacin itu adalah produk-produk resep yang disetujui oleh FDA untuk mengobati kolesterol tinggi.

Produk-produk resep niacin ini biasanya tersedia dalam dosis 500 mg atau lebih. Bentuk-bentuk supplement asupan dari niacin itu biasanya tersedia dalam dosis 250 mg atau kurang. Karena dosis niacin yang sangat tinggi itu dibutuhkan untuk kolesterol tinggi, maka supplement asupan niacin itu biasanya tidaklah tepat.

  • Pengobatan dan pencegahan defisiensi niacin, dan kondisi-kondisi tertentu yang berhubungan dengan defisiensi niacin misalnya pellagra. Baik niacin maupun niacinamide itu disetujui oleh U.S. Food and Drug Administration (FDA) untuk penggunaan ini.

Niacinamide itu terkadang lebih dipilih karena tidak menyebabkan “gejolak,” (kemerahan, gatal-gatal dan kesemutan), suatu efek samping dari pengobatan niacin.

Mungkin Efektif untuk:

  • Osteoarthritis. Menggunakan niacinamide sepertinya meningkatkan fleksibilitas sendi dan mengurangi nyeri serta bengkak. Sebagian orang yang menggunakan niacinamide mungkin mampu menghentikan obat-obatan pereda nyeri standard.
  • Alzheimer’s disease. Orang-orang yang mengonsumsi niacin dalam jumlah yang lebih tinggi dari sumber-sumber makanan dan multivitamin tampak memiliki suatu resiko yang lebih rendah untuk menderita penyakit Alzheimer’s dibanding orang-orang yang lebih sedikit mengonsumsi niacin. Tapi belum ada bukti bahwa menggunakan supplement niacin saja bisa membantu mencegah penyakit Alzheimer’s.
  • Mengerasnya arteri (atherosclerosis).
  • Mengurangi resiko suatu serangan jantung kedua pada pria penderita penyakit jantung atau circulatory.
  • Diare akibat suatu infeksi yang disebut kolera.
  • Diabetes, types 1 dan 2.
  • Pencegahan dan pengobatan katarak, suatu kondisi mata.

Belum Cukup Bukti untuk:

  • Attention deficit-hyperactivity disorder (ADHD). Terdapat bukti yang bertentangan menyangkut kegunaan niacinamide dalam kombinasi dengan vitamin-vitamin lain untuk ADHD.
  • Sakit kepala migraine.
  • Pusing-pusing.
  • Depresi.
  • Motion sickness.
  • Ketergantungan alkohol.
  • Meningkatkan orgasme.
  • Jerawat.
  • Kondisi-kondisi lain.

Bukti tambahan diperlukan untuk menilai efektivitas niacin dan niacinamide untuk kegunaan-kegunaan ini.

Efek Samping dan Keamanan Niacin dan Niacinamide

Niacin dan niacinamide itu kemungkinan besar aman bagi sebagian besar orang saat digunakan melalui mulut. Suatu efek umum samping ringan dari niacin itu adalah suatu reaksi gejolak. Ini mungkin menyebabkan panas, kesemutan, gatal-gatal dan kemerahan pada muka, tangan dan dada, juga sakit kepala.

Memulai dengan niacin dosis kecil dan menggunakan 325 mg aspirin sebelum masing-masing dosis niacin akan membantu mengurangi reaksi gejolak. Biasanya, reaksi ini akan hilang saat tubuh sudah terbiasa dengan pengobatan.

Alkohol bisa membuat reaksi gejolak semakin parah. Hindari mengonsumsi alkohol saat menggunakan niacin.

Efek-efek samping ringan dari niacin dan niacinamide adalah nyeri lambung, gas usus, pusing-pusing, sakit dibagian mulut, dan masalah-masalah lain.

Saat dosis lebih dari 3 gram niacin per hari itu digunakan, efek-efek samping yang lebih serius bisa terjadi. Ini termasuk masalah-masalah liver, gout, bisul-bisul di saluran pencernaan, hilang penglihatan, gula darah tinggi, detak jantung tidak teratur, dan masalah-masalah serius lainnya.

Efek-efek yang sama bisa terjadi dengan dosis niacinamide yang besar.

Beberapa kekhawatiran telah mnuncul mengenai resiko stroke pada orang-orang yang menggunakan niacin. Dalam suatu studi besar, orang-orang yang menggunakan niacin itu dua kali lebih beresiko untuk mengalami stroke dibanding orang yang tidak menggunakan niacin.

Tapi masih belum jelas apakah hasil ini adalah akibat dari niacin atau beberapa faktor lain yang belum diketahui.

Penelitian sebelumnya belum dapat mengidentifikasi resiko stroke yang berhubungan dengan penggunaan niacin. Para ahli umumnya percaya bahwa terlalu dini untuk mengambil kesimpulan apapun mengenai niacin dan stroke.

Niacinamide itu mungkin aman saat digunakan dengan tepat pada anak-anak.

Pencegahan dan Peringatan Khusus:

Wanita hamil dan menyusui: Niacin dan niacinamide itu kemungkinan besar aman untuk wanita hamil dan menyusui saat digunakan dalam jumlah-jumlah yang direkomendasikan.

Jumlah niacin yang direkomendasikan untuk wanita hamil atau menyusui itu adalah 30 mg per hari untuk wanita dibawah 18 tahun, dan 35 mg untuk wanita diatas 18 tahun.

Alergi: Niacin dan niacinamide bisa mengakibatkan alergi yang lebih serius karena mereka menyebabkan histamine, yaitu zat kimia yang bertanggung jawab untuk gejala-gejala alergi, dilepaskan.

Penyakit jantung/unstable angina: Niacin dan niacinamide dalam jumlah besar bisa meningkatkan resiko detak jantung tidak teratur. Gunakan dengan hati-hati.

Diabetes: Niacin dan niacinamide mungkin meningkatkan gula darah. Penderita diabetes yang menggunakan niacin atau niacinamide seharusnya memeriksa gula darah mereka dengan seksama.

Penyakit gallbladder: Niacin dan niacinamide mungkin membuat penyakit gallbladder memburuk.

Gout: Niacin atau niacinamide dalam jumlah besar mungkin menyebabkan gout.

Tekanan darah rendah: Jangan menggunakan niacin atau niacinamide jika anda memiliki tekanan darah rendah. Sebab tekanan darah anda mungkin menjadi turun terlalu rendah.

Penyakit liver: Niacin atau niacinamide mungkin meningkatkan kerusakan liver. Jangan menggunakannya jika anda memiliki penyakit liver.

Penyakit ginjal: Niacin mungkin berakumulasi pada penderita penyakit ginjal dan menyebabkan bahaya. Jangan menggunakannya jika anda memiliki penyakit ginjal.

Bisul lambung atau usus: Niacin atau niacinamide mungkin membuat bisul semakin parah. Jangan menggunakannya jika anda memiliki bisul.

Pembedahan: Niacin dan niacinamide mungkin mengganggu kontrol gula darah selama dan setelah pembedahan. Hentikan penggunaan niacin atau niacinamide minimal 2 minggu sebelum suatu jadwal pembedahan.

Interaksi-interaksi Niacin dan Niacinamide (Vitamin B3)

Interaksi Menengah Berhati-hatilah dengan Kombinasi ini:

  • Alcohol (ethanol) berinteraksi dengan Niacin dan Niacinamide (Vitamin B3)

Niacin bisa menyebabkan kemerahan dan gatal-gatal. Mengonsumsi alkohol bersama dengan niacin mungkin membuat kemerahan dan gatal-gatal semakin parah. Terdapat beberapa kekhawatiran bahwa mengonsumsi alkohol dengan niacin mungkin meningkatkan peluang untuk mengalami kerusakan liver.

  • Allopurinol (Zyloprim) berinteraksi dengan Niacin dan Niacinamide (Vitamin B3)

Allopurinol (Zyloprim) itu digunakan untuk mengobati gout. Menggunakan niacin dalam dosis besar mungkin memperparah gout dan mengurangi efektivitas allopurinol (Zyloprim).

  • Carbamazepine (Tegretol) berinteraksi dengan Niacin dan Niacinamide (Vitamin B3)

Carbamazepine (Tegretol) itu diurai oleh tubuh. Terdapat beberapa kekhawatiran bahwa niacinamide mungkin mengurangi seberapa cepat tubuh mengurai carbamazepine (Tegretol). Tapi belum cukup informasi untuk tahu apakah ini penting.

  • Clonidine (Catapres) berinteraksi dengan Niacin dan Niacinamide (Vitamin B3)

Clonidine dan niacin sama-sama menurunkan tekanan darah. Menggunakan niacin dengan clonidine mungkin menyebabkan tekanan darah anda menjadi terlalu rendah.

  • Obat-obatan untuk diabetes (Antidiabetes drugs) berinteraksi dengan Niacin dan Niacinamide (Vitamin B3)

Penggunaan niacin dan niacinamide jangka panjang mungkin meningkatkan gula darah. Dengan meningkatkan gula darah, niacin dan niacinamide mungkin mengurangi efektivitas obat-obatan diabetes. Monitor gula darah anda dengan seksama. Dosis obat-obatan diabetes anda mungkin perlu diubah.

Sebagian obat-obatan untuk diabetes itu antara lain glimepiride (Amaryl), glyburide (DiaBeta, Glynase PresTab, Micronase), insulin, pioglitazone (Actos), rosiglitazone (Avandia), metformin (Glucophage), nateglinide (Starlix), repaglinide (Prandin), chlorpropamide (Diabinese), glipizide (Glucotrol), tolbutamide (Orinase), dan lain-lain.

  • Obat-obatan untuk menurunkan kolesterol (Bile acid sequestrants) berinteraksi dengan Niacin dan Niacinamide (Vitamin B3)

Sebagian obat-obatan untuk menurunkan kolesterol yang disebut bile acid sequestrants itu bisa mengurangi seberapa banyak niacin atau niacinamide yang diserap oleh tubuh. Ini mungkin mengurangi efektivitas niacin atau niacinamide.

Gunakan niacin atau niacinamide dan obat-obatan secara terpisah setidaknya selama 4 jam.

Sebagian obat-obatan yang digunakan untuk menurunkan kolesterol itu antara lain cholestyramine (Questran) dan colestipol (Colestid).

  • Obat-obatan untuk menurunkan kolesterol (Statins) berinteraksi dengan Niacin dan Niacinamide (Vitamin B3)

Niacin bisa mempengaruhi otot-otot. Sebagian obat-obatan yang digunakan untuk menurunkan kolesterol yang disebut statins itu juga bisa mempengaruhi otot. Menggunakan niacin bersama dengan obat-obatan ini mungkin meningkatkan resiko gangguan-gangguan otot.

Sebagian dari obat-obatan ini antara alain rosuvastatin (Crestor), atorvastatin (Lipitor), lovastatin (Mevacor), pravastatin (Pravachol), dan simvastatin (Zocor).

  • Primidone (Mysoline) berinteraksi dengan Niacin dan Niacinamide (Vitamin B3)

Primidone (Mysoline) itu diurai oleh tubuh. Terdapat kekhawatiran bahwa niacinamide mungkin mengurangi seberapa cepat tubuh mengurai primidone (Mysoline). Tapi belum cukup informasi untuk tahu apakah interaksi ini penting.

  • Probenecid berinteraksi dengan Niacin dan Niacinamide (Vitamin B3)

Probenecid itu digunakan untuk mengobati gout. Menggunakan niacin dalam dosis besar mungkin memperparah gout dan mengurangi efektivitas probenecid.

  • Sulfinpyrazone (Anturane) berinteraksi dengan Niacin dan Niacinamide (Vitamin B3)

Sulfinpyrazone (Anturane) itu digunakan untuk mengobati gout. Menggunakan niacin dalam dosis besar mungkin memperparah gout dan mengurangi efektivitas sulfinpyrazone (Anturane).

Interaksi Ringan Berhati-hatilah dengan Kombinasi ini:

  • Aspirin berinteraksi dengan Niacin dan Niacinamide (Vitamin B3)

Aspirin itu seringkali digunakandengan niacin untuk mengurangi efek-efek samping yang disebabkan niacin.

Menggunakan aspirin dalam dosis tinggi mungkin mengurangi seberapa cepat tubuh menyingkirkan niacin. Ini bisa menyebabkan terlalu banyaknya niacin di dalam tubuh dan mungkin mengarah pada efek-efek samping.

Tapi aspirin dalam dosis rendah yang paling umum di gunakan untuk efek samping yang berhubungan dengan niacin sepertinya tidak menimbulkan masalah.

  • Nicotine patch (Transdermal nicotine) berinteraksi dengan Niacin dan Niacinamide (Vitamin B3)

Niacin terkadang bisa menyebabkan efek-efek samping. Nicotine patch juga bisa menyebabkan efek samping yang sama. Menggunakan niacin dan/atau niacinamide (vitamin B3) dan menggunakan suatu nicotine patch bisa meningkatkan kemungkinan untuk mengalami efek samping tersebut.

Dosis Niacin dan Niacinamide (Vitamin B3)

Dosis-dosis berikut ini telah di pelajari di dalam penelitian ilmiah:

Melalui mulut:

  • Untuk kolesterol tinggi: Efek-efek niacin itu tergantung dosis. Peningkatan tertinggi dalam HDL dan pengurangan dalam triglycerides terjadi pada dosis 1.200-1.500 mg/hari. Efek niacin terbesar pada LDL terjadi pada dosis 2000-3000 mg/hari.
  • Untuk mencegah penyakit jantung pada orang dengan kolesterol tinggi: 4 gram niacin per hari.
  • Untuk mencegah dan mengobati defisiensi vitamin B3: Dosis nicotinic acid dan niacinamide itu dianggap setara. Untuk defisiensi ringan, 50-100 niacin atau niacinamide per hari itu digunakan. Untuk pellagra pada orang dewasa, 300-500 niacin atau niacinamide per hari itu diberikan dalam dosis-dosis terpisah. Untuk pellagra pada anak-anak 100-300 mg niacin atau niacinamide per hari itu diberikan dalam dosis-dosis terpisah. Untuk penyakit Hartnup 50-200 mg niacin atau niacinamide per hari.
  • Untuk mengurangi kehilangan cairan akibat kolera: 2 gram niacin per hari.
  • Untuk mencegah diabetes type 1 pada anak-anak yang beresiko tinggi: Sustained-release niacinamide 1.2 grams/m² (body surface area) per hari.
  • Untuk memperlambat perkembangan diabetes type 1 yang baru terdiagnosa: Niacinamide 25 mg/kg per hari.
  • Untuk mengobati osteoarthritis: Niacinamide 3 grams per hari dalam dosis-dosis terpisah.
  • Untuk mengurangi resiko katarak: Suatu asupan harian sekitar 44 mg niacin.
  • Untuk mencegah Alzheimer’s disease: 17-45 mg niacin dari makanan dan multivitamin. Sumber-sumber makanan yang tinggi niacin itu antara lain daging, ikan, buncis, kacang-kacangan, kopi, dan grain yang diperkaya serta sereal grain. Catat bahwa belum ada bukti yang bisa dipercaya bahwa menggunakan supplement niacin stand-alone akan membantu mencegah Alzheimer’s disease.

Daily recommended dietary allowances (RDAs) untuk niacin adalah: Bayi 0-6 bulan, 2 mg; Bayi 7-12 bulan, 4 mg; Anak-anak 1-3 tahun, 6 mg; Anak-anak 4-8 tahun, 8 mg; Anak-anak 9-13 tahun, 12 mg; Pria 14 tahun keatas, 16 mg; Wanita 14 tahun keatas, 14 mg; Wanita hamil, 18 mg; dan Wanita menyusui, 17 mg.

Dosis niacin maksimum harian adalah: Anak-anak 1-3 tahun, 10 mg; Anak-anak 4-8 tahun, 15 mg; Anak-anak 9-13 tahun, 20 mg; Orang dewasa 14-18 tahun termasuk wanita hamil dan menyusui, 30 mg; dan Orang dewasa diatas 18 tahun termasuk wanita hamil dan menyusui, 35 mg.

Probiotik

Lactobacillus itu adalah sejenis bakteri. Ada banyak spesies lactobacillus yang berbeda. Ini adalah bakteri "bersahabat" yang biasanya hidup di sistem pencernaan, urinary, dan genital tanpa menyebabkan penyakit.

Lactobacillus itu juga terdapat di sebagian makanan yang di fermentasi misalnya yogurt dan di dalam supplement asupan.

Lactobacillus itu digunakan untuk mengobati dan mencegah diare, termasuk jenis-jenis yang menular misalnya diare rotaviral pada anak-anak dan diare traveler's. Juga digunakan untuk mencegah dan mengobati diare yang berhubungan dengan penggunaan antibiotik.

Sebagian orang menggunakan lactobacillus untuk masalah-masalah pencernaan umum; irritable bowel syndrome (IBS); colic pada bayi; Crohn's disease; peradangan usus; dan suatu masalah anat yang serius yang disebut necrotizing enterocolitis (NEC) pada bayi-bayi yang terlahir prematur.

Lactobacillus itu juga digunakan untuk mengobati infeksi akibat Helicobacter pylori, yaitu sejenis bakteri yang menyebabkan bisul, dan juga untuk jenis-jenis infeksi lain termasuk urinary tract infections (UTIs), vaginal yeast infections, untuk mencegah demam umum pada orang dewasa, dan untuk mencegah infeksi saluran pernapasan pada anak-anak. Juga sedang diuji untuk mencegah infeksi-infeksi serius pada orang-orang di ventilator.

Lactobacillus itu digunakan untuk gangguan-gangguan kulit misalnya fever blisters, canker sores, eczema (allergic dermatitis); dan jerawat. Juga untuk kolesterol tinggi, lactose intolerance, Lyme disease, hives, dan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Wanita terkadang menggunakan lactobacillus suppositories untuk mengobati infeksi-infeksi vaginal dan urinary tract infections (UTIs).

Terdapat kekhawatiran mengenai kualitas dari sebagian produk lactobacillus. Sebagian produk yang beri label mengandung Lactobacillus acidophilus sebenarnya tidak mengandung lactobacillus acidophilus, atau mengandung suatu strain lactobacillus yang berbeda misalnya Lactobacillus bulgaricus.

Sebagian produk lain bahkan terkontaminasi dengan bakteri yang "tidak bersahabat."

Bagaimana cara kerjanya?

Biasanya, banyak bakteri dan organisme lain yang hidup di dalam tubuh kita. Bakrei "bersahabat" misalnya lactobacillus bisa membantu kita untuk mengurai makanan, menyerap gizi, dan memerangi organisme "tidak bersahabat" yang mungkin menyebabkan penyakit misalnya diare.

Penggunaan dan Efektivitas Probiotik (Lactobacillus)

Kemungkinan Besar Efektif untuk:

  • Diare pada anak-anak yang disebabkan oleh suatu virus tertentu (rotavirus). Anak-anak yang menderita diare rotaviral dan diobati dengan lactobacillus tampak mampu menghentikan diarenya sekitar setengah hari lebih awal dibanding mereka yang tidak mendapat pengobatan jenis ini. Dosis lactobacillus yang lebih besar itu lebih efektif dibanding yang lebih kecil. Setidaknya 10 milyar unit-unit pembentuk koloni selama 48 jam pertama seharusnya digunakan.

Kemungkinan Efektif untuk:

  • Mencegah diare pada anak-anak yang disebabkan antibiotik. Memberikan Lactobacillus GG (Culturelle) pada anak-anak dengan antibiotik sepertinya mampu mengurangi diare yang terkadang dialami oleh anak-anak saat mereka menggunakan antibiotik saja.
  • Mencegah diare pada orang dewasa yang dirawat inap. Meminum suatu minuman tertentu yang mengandung Lactobacillus casei, Lactobacillus bulgaricus, dan Streptococcus thermophilus (Actimel, Danone) dua kali sehari selama pengobatan antibiotik dan selama satu minggu setelahnya, secara signifikan mampu mengurangi resiko untuk mengembangkan diare.
  • Mencegah diare akibat traveling. Diare traveler's itu disebabkan oleh bakteri, virus, atau parasit yang sebelumnya tidak pernah terekpose ke traveler tersebut. Menggunakan suatu strain spesifik dari Lactobacillus rhamnosus, Lactobacillus GG (Culturelle) tampak membantu mencegah diare pada traveler.

Efektivitas Lactobacillus GG bisa sangat bervariasi tergantung pada tujuan traveler karena perbedaan di dalam bakteri dari lokasi yang berbeda.

  • Mencegah diare akibat pengobatan kanker (chemotherapy). Suatu obat chemotherapy yang disebut 5-fluorouracil bisa menyebabkan diare parah dan efek-efek samping gastrointestinal (GI) lainnya.

Terdapat beberapa bukti bahwa para pasien kanker usus atau rectum lebih sedikit mengalami diare, lebih sedikit mengalami lambung tidak nyaman, waktu perawatan dirumah sakit yang lebih singkat, dan lebih sedikit membutuhkan pengurangan-pengurangan dosis chemotherapy akibat efek-efek samping GI, saat mereka menggunakan suatu strain tertentu dari Lactobacillus rhamnosus, Lactobacillus GG (Culturelle).

  • Colic pada bayi. Menggunakan produk Lactobacillus reuteri tertentu (Probiotic Drops, BioGaia AB) 100 million CFUs satu kali sehari untuk 21-28 hari mampu mengurangi waktu tangisan harian pada bayi-bayi yang dirawat. Menggunakan produk Lactobacillus reuteri ini tampak lebih efektif dibanding menggunakan obat simethicone.
  • Infeksi paru-paru. Anak-anak yang berusia 1-6 tahun yang menghadiri pusat-pusat perawatan tampak lebih jarang terkena demam dan mengalami infeksi paru-paru yang lebih ringan saat diberikan susu yang mengandung lactobacillus GG atau suatu kombinasi  produk tertentu yang mengandung Lactobacillus acidophilus dan Bifidobacterium (HOWARU Protect).
  • Mengobati suatu kondisi bowel yang disebut ulcerative colitis. Sebagian penelitian menyiratkan bahwa menggunakan suatu kombinasi produk tertentu yang mengandung lactobacillus, bifidobacteria, dan streptococcus mungkin mampu mengurangi gejala-gejala.

Menggunakan lactobacillus juga tampak mampu membantu mengobati pouchitis kronis, yaitu suatu komplikasi dari pembedahan untuk ulcerative colitis.

Saat pengobatan dilanjutkan selama satu tahun dengan suatu konsenrat formulasi lactobacillus, bifidobacterium, dan streptococcus (VSL#3) tampak membantu sebagian besar pasien.

  • Mengobati irritable bowel syndrome (IBS). Terdapat beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa strain-strain tertentu dari lactobacillus, tapi bukan yang lainnya, bisa mengurangi gejala-gejala IBS misalnya perut kembung, dan nyeri lambung.
  • Mengobati infeksi-infeksi vaginal yang disebabkan oleh bakteri (bacterial vaginosis). Penelitian klinis menunjukkan bahwa strain-strain tertentu dari Lactobacillus mungkin membantu mengobati bacterial vaginosis saat diaplikasikan di dalam vagina.

Para peneliti telah menemukan bahwa Lactobacillus acidophilus suppositories (Vivag, Pharma Vinci A/S, Denmark) dan tablet-tablet vaginal (Gynoflor, Medinova, Switzerland) mungkin efektif.

Para peneliti juga menemukan bahwa kapsul-kapsul vaginal Lactobacillus gasseri dan Lactobacillus rhamnosus, tampak memperpanjang waktu diantara infeksi.

  • Mengobati dan mencegah eksema (atopic dermatitis) pada bayi dan anak-anak yang alergi terhadap susu sapi. Suatu kombinasi antara freeze-dried Lactobacillus rhamnosus dengan Lactobacillus reuteri tampak mampu mengurangi gejala-gejala eksema pada anak-anak yang berusia 1 sampai 13 tahun.
  • Membantu obat-obatan resep untuk mengobati infeksi Helicobacter pylori, yang menyebabkan tukak lambung.
  • Mengobati diare yang disebabkan oleh bacterium Clostridium difficile.

Mungkin Tidak Efektif untuk:

  • Infeksi vaginal yeast setelah menggunakan antibiotik. Terdapat bukti bahwa menggunakan lactobacillus atau memakan yogurt yang diperkaya dengan lactobacillus tidak mampu mencegah infeksi vaginal yeast setelah antibiotik. Namun, wanita dengan infeksi yeast yang menggunakan vaginal suppositories mengandung 1 juta bakter Lactobacillus GG dua kali sehari selama 7 hari dalam kombinasi dengan pengobatan konvensional seringkali melaporkan pengurangan-pengurangan gejala mereka.
  • Crohn's disease.
  • Lactose intolerance.
  • Mengurangi gejala-gejala akibat terlalu banyaknya bakteri di dalam usus.

Belum Cukup Bukti untuk:

  • Urinary tract infections (UTIs). Terdapat beberapa bukti awal bahwa penggunaan vaginal dari sebagian spesies Lactobacillus mungkin membantu mencegah UTIs, tapi tidak semua studi memberikan hasil yang sama.
  • Masalah-masalah umum pencernaan.
  • Necrotizing enterocolitis (NEC) pada bayi yang terlahir prematur.
  • Kolesterol tinggi.
  • Sensitif terhadap susu (lactose-intolerance).
  • Lyme disease.
  • Hives.
  • Fever blisters.
  • Canker sores.
  • Jerawat.
  • Kanker.
  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
  • Demam umum.
  • Mencegah infeksi pada orang-orang yang berada di ventilator.
  • Kondisi-kondisi lain.

Bukti tambahan diperlukan untuk menilai efektivitas lactobacillus untuk kegunaan-kegunaan ini.

Efek Samping dan Keamanan Probiotik (Lactobacillus)

Lactobacillus kemungkinan besar aman bagi sebagian besar orang, termasuk bayi dan anak-anak. Efek-efek samping biasanya ringan dan yang paling sering antara lain intestinal gas atau perut kembung. Lactobacillus itu juga mungkin aman bagi wanita untuk digunakan di dalam vagina.

Pencegahan dan Peringatan Khusus:

Wanita hamil dan menyusui: Menggunakan lactobacillus selama masa kehamilan dan menyusui itu kemungkinan besar aman. Lactobacillus GG telah digunakan secara aman pada wanita hamil dan menyusui. Tapi jenis lactobacillus lain belum dipelajari selama kehamilan dan menyusui, sehingga keamanannya belum diketahui.

Sistem kekebalan yang melemah: Terdapat beberapa kekhawatiran bahwa lactobacillus dari supplement-supplement yang mengandung bakteri hidup mungkin tumbuh terlalu baik pada orang-orang yang sistem kekebalan tubuhnya melemah. Ini termasuk para penderita HIV/AIDS atau orang-orang yang menggunakan obat-obatan untuk mencegah penolakan dari suatu transplantasi organ.

Lactobacillus telah menyebabkan penyakit (jarang terjadi) pada orang-orang yang sistem kekebalan tubuhnya melemah. Untuk berada disisi aman, jika anda memiliki sistem kekebalan tubuh yang melemah, bicarakan dengan dokter sebelum menggunakan lactobacillus.

Short bowel syndrome: Penderita short bowel syndrome mungkin lebih mungkin untuk mengembangkan infeksi-infeksi lactobacillus. Jika anda memiliki kondisi ini, bicarakan dengan dokter anda sebelum menggunakan lactobacillus.

Interaksi-interaksi Probiotik (Lactobacillus)

Interaksi Menengah Berhati-hatilah dengan Kombinasi ini:

  • Obat-obatan antibiotik berinteraksi dengan Probiotik (Lactobacillus)

Antibiotik itu digunakan untuk mengurangi bakteri yang berbahaya di dalam tubuh. Antibiotik juga mengurangi bakteri bersahabat di dalam tubuh.

Lactobacillus itu adalah suatu jenis bakteri bersahabat. Menggunakan antibiotik bersama dengan lactobacillus bisa mengurangi efektivitas lactobacillus. Untuk menghindari interaksi ini, gunakan produk-produk lactobacillus minimal 2 jam sebelum atau sesudah antibiotik.

  • Obat-obatan yang menurunkan sistem kekebalan tubuh (Immunosuppressants) berinteraksi dengan Probiotik (Lactobacillus)

Lactobacillus mengandung bakteri dan yeast hidup. Sistem kekebalan biasanya mengontrol bakteri dan yeast di dalam tubuh untuk mencegah infeksi. Obat-obatan yang menurunkan sistem kekebalan bisa mengurangi kemungkinan anda untuk menjadi sakit akibat bakteri dan yeast.

Menggunakan lactobacillus bersama dengan obat-obatan yang menurunkan sistem kekebalan tubuh mungkin meningkatkan peluang anda untuk menjadi sakit.

Sebagian obat-obatan yang menurunkan sistem kekebalan tubuh itu antara lain azathioprine (Imuran), basiliximab (Simulect), cyclosporine (Neoral, Sandimmune), daclizumab (Zenapax), muromonab-CD3 (OKT3, Orthoclone OKT3), mycophenolate (CellCept), tacrolimus (FK506, Prograf), sirolimus (Rapamune), prednisone (Deltasone, Orasone), corticosteroids (glucocorticoids), dan lain-lain.

Dosis Probiotik (Lactobacillus)

Kekuatan dari produk-produk lactobacillus itu biasanya di indikasikan oleh jumlah organisme hidup per kapsul. Dosis umum berkisar antara 1 sampai 10 milyar organisme hidup yang digunakan setiap hari dalam 3-4 dosis terpisah.

Dosis-dosis berikut ini telah di pelajari di dalam penelitian ilmiah:

Melalui mulut:

  • Anak-anak yang mengalami diare rotaviral: 5 sampai 10 milyar Lactobacillus GG hidup dalam suatu larutan yang mengganti cairan yang hilang.
  • Untuk mengobati bayi-bayi dan anak-anak yang mengalami diare:
  • 10 sampai 100 milyar Lactobacillus reuteri hidup per hari hingga 5 hari. Dosis yang lebih rendah mungkin tidak efektif.
  • Selain itu, kombinasi Lactobacillus rhamnosus dan Lactobacillus reuteri, 10 milyar cell hidup dari setiap strain, dua kali sehari selama 5 hari.
  • Untuk mencegah diare yang berhubungan dengan antibiotik pada anak-anak: Suatu strain Lactobacillus rhamnosus, Lactobacillus GG (Culturelle) spesifik yang mengandung 20 milyar organisme hidup per hari telah digunakan selama pengobatan dengan antibiotik. Suatu minuman tertentu yang mengandung Lactobacillus casei, Lactobacillus bulgaricus, dan Streptococcus thermophilus (Actimel, Danone) 97 mL dua kali sehari juga telah digunakan.
  • Untuk mencegah diare pada bayi dan anak-anak yang berusia 1 sampai 36 bulan:
  • 6 milyar Lactobacillus GG hidup dua kali sehari.
  • Suatu produk susu fermentasi yang mengandung Lactobacillus casei strain DN-114 001 (DanActive, Dannon) dalam dosis 100 gram, 125 gram, atau 250 gram per hari juga telah digunakan.
  • Untuk mencegah dan memperpendek durasi diare pada bayi-bayi dalam tahun pertama dari kehidupannya di daerah-daerah pedalaman dari negara-negara berkembang: 100 milyar Lactobacillus sporogenes hidup telah diberikan setiap hari selama satu tahun.
  • Untuk mencegah infeksi saluran pernapasan pada anak-anak: 260 mL susu dengan 500.000 sampai 1 milyar unit pembentuk koloni Lactobacillus GG per mL. Suatu produk susu yang mengandung 5 milyar unit pembentuk koloni dari masing-masing Lactobacillus acidophilus dan Bifidobacterium (HOWARU Protect, Danisco) dalam 120 mL susu dua kali sehari juga telah digunakan. Suatu produk susu yang mengandung 5 milyar Lactobacillus unit pembentuk koloni dalam 120 mL susu dua kali sehari juga telah digunakan.
  • Untuk mengobati terulangnya diare yang disebabkan oleh Clostridium difficile: 1,25 milyar Lactobacillus GG hidup dalam dua dosis terpisah selama dua minggu.
  • Untuk ulcerative colitis: suatu kombinasi produk yang mengandung bakteri hidup termasuk lactobacillus, bifidobacteria, dan streptococcus (VSL#3) 3 gram dua kali sehari telah digunakan untuk memelihara terapi.
  • Untuk pasien dengan ulcerative colitis aktif ringan sampai menengah: VSL#3 tiga darm satu atau dua kali sehari dalam kombinasi dengan pengobatan konvensional.
  • Untuk anak-anak dengan ulcerative colitis menengah sampai parah: VSL#3 450-1800 milyar bakteri satu kali sehari yang dikombinasikan dengan mesalamine.
  • Untuk mencegah diare traveler: Lactobacillus GG, 2 milyar organisme per hari.
  • Untuk diare akibat chemotherapy: suatu strain spesifik dari Lactobacillus rhamnosus, Lactobacillus GG (Culturelle) yang mengandung 10-20 milyar organisme hidup per hari.
  • Untuk atopic dermatitis: suatu strain spesifik dari Lactobacillus rhamnosus, Lactobacillus GG (Culturelle). Lactobacillus reuteri 100 milyar bakteri hidup per hari, atau Lactobacillus sakei 5 milyar bakteri hidup dua kali sehari juga telah digunakan.
  • Untuk irritable bowel syndrome (IBS): 10 milyar heat-killed Lactobacillus acidophilus (Lacteol Fort) dua kali sehari selama 6 minggu. Suatu kombinasi lactobacillus tertentu yang mengandung spesies bakteri lyophilized termasuk lactobacillus, bifidobacteria, dan streptococcus (VSL#3)  mengandung 450 milyar bakteri lyophilized dua kali sehari. Suatu minuman khusus yang mengandung Lactobacillus plantarum 299v (ProViva, Skanemejerier, Sweden) digunakan dua kali sehari.
  • Untuk mencegah demam umum pada orang dewasa: suatu campuran Lactobacillus plantarum dan Lactobacillus paracasei, 1 milyar bakteri hidup per hari.
  • Untuk colic pada bayi: Suatu produk Lactobacillus reuteri tertentu (Probiotic Drops, BioGaia AB) 100 milyat CFUs satu kali sehari 30 menit setelah menyusu.
  • Untuk mencegah kondisi anat serius yang disebut necrotizing enterocolitis (NEC) pada bayi-bayi yang terlahir prematur: Lactobacillus rhamnosus GG 6 milyar bakteri hidup setiap hari.
  • Untuk mencegah infeksi paru-paru yang serius pada orang dewasa pada ventilator: Lactobacillus rhamnosus GG (Amerifit Brands Nutrition), 2 milyar bakteri hidup dua kali sehari.

Di aplikasikan pada vagina:

  • Untuk mengobati infeksi-infeksi vagina yang disebabkan oleh bakteri:
  • 1-2 vaginal tablets (Gynoflor, Medinova, Switzerland) per hari yang mengandung Lactobacillus acidophilus (10 juta colon-forming units/tablet) dan 0,3 mg estriol selama 6 hari.
  • Intravaginal suppositories mengandung 100 juta sampai1 milyar unit-unit pembentuk koloni Lactobacillus acidophilus (Vivag, Pharma Vinci A/S, Denmark) diberikan dua kali sehari selama 6 hari juga telah digunakan.
  • Vaginal capsules yang mengandung Lactobacillus gasseri dan Lactobacillus rhamnosus, 100 juta sampai 1 milyar unit-unit pembentuk koloni untuk setiap strain per kapsul (EcoVag Vaginal Capsules, Bifodan A/S, Denmark), setelah pengobatan biasa, selama 10 hari dalam tiga siklus menstruasi setelah infeksi juga telah digunakan.

Glucosamine

Glucosamine itu biasanya dibuat dari kerang laut, atau bisa juga dibuat di laboratorium. Glucosamine hydrochloride adalah salah satu dari beberapa bentuk glucosamine.

Glucosamine hydrochloride itu digunakan untuk osteoarthritis, nyeri lutut, sakit pinggang dan glaucoma. Namun, tidak ada yang tahu apakah glucosamine itu efektif untuk kondisi-kondisi ini. Terdapat beberapa penelitian awal, tapi masih diperlukan penelitian lanjutan.

Membaca label produk-produk glucosamine dengan seksama itu penting karena bentuk glucosamine itu dijual sebagai supplement itu berbeda-beda. Produk-produk ini mungkin mengandung glucosamine sulfate, glucosamine hydrochloride, atau N-acetyl-glucosamine.

Ketiga zat kimia yang berbeda tersebut memiliki beberapa kesamaan; namun, ketiganya mungkin tidak memiliki efek yang sama saat digunakan sebagai suatu supplement asupan.

Sebagian besar penelitian ilmiah terbaru mengenai glucosamine telah dilakukan pada glucosamine sulfate. Baca halaman terpisah untuk glucosamine sulfate. Informasi yang ada pada halaman ini adalah tentang glucosamine hydrochloride.

Supplement-supplement asupan yang mengandung glucosamine itu seringkali mengandung bahan-bahan tambahan. Bahan-bahan tambahan ini seringkali adalah chondroitin sulfate, MSM, atau tulang rawan ikan hiu.

Sebagian orang mengira kombinasi-kombinasi tersebut akan bekerja lebih baik dibanding hanya menggunakan glucosamine saja. Tapi sejauh ini, para peneliti belum menemukan adanya bukti bahwa mengkombinasikan bahan-bahan tersebut dengan glucosamine akan menambahkan suatu manfaat.

Produk-produk yang mengandung glucosamine dan glucosamine plus chondroitin itu sangat bervariasi. Sebagian tidak mengandung apa yang tertera pada labelnya. Perbedaannya bisa berkisar antara 25% sampai 115%.

Sebagian produk di US yang diberi label glucosamine sulfate itu sebenarnya adalah glucosamine hydrochloride yang diberi tambahan sulfate. Produk ini kemungkinan besar akan memiliki efek-efek yang berbeda dibanding yang mengandung glucosamine sulfate.

Bagaimana cara kerjanya?

Di dalam tubuh glucosamine itu digunakan sebagai “bantalan” yang mengelilingi sendi-sendi. Di dalam osteoarthritis, bantalan ini menjadi semakin tipis dan kaku. Menggunakan glucosamine hydrochloride sebagai suatu supplement mungkin membantu menyediakan materi-materi yang dibutuhkan untuk membentuk kembali bantalan ini.

Sebagian peneliti percaya bahwa glucosamine hydrochloride mungkin tidak bekerja sebaik glucosamine sulfate. Mereka menduga bagian “sulfate” dari glucosamine sulfate itu faktor penting karena sulfate dibutuhkan oleh tubuh untuk memproduksi tulang rawan.

Penggunaan dan Efektivitas Glucosamine

Belum Cukup Bukti untuk:
  • Osteoarthritis. Terdapat bukti yang bertentangan mengenai efektifitas glucosamine hydrochloride untuk osteoarthritis.
Sebagian besar bukti mendukung penggunaan glucosamine hydrochloride berasal dari studi-studi dari suatu produk tertentu (CosaminDS, Nutramax Laboratories) yang mengandung suatu kombinasi antara glucosamine hydrochloride, chondroitin sulfate, dan manganese ascorbate.
Sebagian bukti menyiratkan bahwa kombinasi ini bisa mengurangi nyeri lutut pada penderita osteoarthritis. Kombinasi ini bekerja lebih baik pada penderita osteoarthritis ringan sampai menengah dibanding osteoarthritis parah. 
Penelitian lain menyiratkan bahwa menggunakan glucosamine hydrochloride saja atau dalam kombinasi dengan chondroitin sulfate tidak mengurangi nyeri pada penderita osteoarthritis lutut. 
Banyak penelitian telah dilakukan mengenai glucosamine sulfate dibanding mengenai glucosamine hydrochloride. Terdapat beberapa pemikiran bahwa glucosamine sulfate mungkin lebih efektif dibanding glucosamine hydrochloride untuk osteoarthritis.
Suatu studi yang membandingkan keduanya tidak menunjukkan perbedaan. Tapi para peneliti telah mengkritik kualitas dari studi tersebut.
  • Nyeri lutut. Terdapat beberapa bukti bahwa glucosamine hydrochloride mungkin menyediakan beberapa pereda nyeri untuk orang-orang yang rutin mengalami nyeri lutu sebagai akibat dari cidera lutut.
  • Rheumatoid arthritis. Beberapa penelitian awal menunjukkan bahwa menggunakan suatu produk glucosamine hydrochloride tertentu (Rohto Pharmaceuticals Co.) dalam kombinasi dengan obat-obatan resep mampu mengurangi nyeri. Tapi produk ini tampak tidak mengurangi jumlah sendi yang sakit atau bengkak atau mengurangi peradangan.
  • Sakit pinggang.
  • Glaucoma.
Bukti tambahan diperlukan untuk menilai efektivitas glucosamine hydrochloride untuk kegunaan-kegunaan ini.

Efek Samping dan Keamanan Glucosamine

Glucosamine hydrochloride itu kemungkinan aman untuk sebagian besar orang dewasa saat digunakan dalam jangka pendek. Keamanan penggunaan jangka panjang itu belum diketahui. Glucosamine hydrochloride bisa menyebabkan gas, kembung, dan kram.

Produk-produk glucosamine tidak mengandung jumlah glucosamine yang tertera pada label atau mengandung manganese dalam jumlah yang berlebihan. Tanyakan pada dokter anda tentang merek-merek yang terpercaya.

Sebagian penelitian awal menyiratkan bahwa glucosamine mungkin meningkatkan gula darah pada penderita diabetes. Namun, penelitian yang lebih terpercaya mengindikasikan bahwa glucosamine tidak tampak mempengaruhi kontrol gula darah secara signifikan pada penderita diabetes type 2.

Glucosamine dengan monitoring gula darah rutin itu tampak lebih aman bagi sebagian besar penderita diabetes.

Terdapat beberapa kekhawatiran bahwa produk-produk glucosamine mungkin menyebabkan reaksi-reaksi alergi pada orang yang sensitif terhadap kerang-kerangan.

Glucosamine itu diproduksi dari kulit udang, lobster, dan kepiting. Tapi reaksi-reaksi alergi pada orang yang alergi kerang-kerangan itu disebabkan oleh daging dari kerang-kerangan, bukan kulit atau cangkangnya.

Tidak ada laporan mengenai reaksi-reaksi alergi terhadap glucosamine para orang-orang yang alergi terhadap kerang-kerangan. Juga terdapat beberapa informasi bahwa orang-orang yang alergi terhadap kerang-kerangan itu bisa menggunakan produk-produk glucosamine dengan aman.

Pencegahan dan Peringatan Khusus:

Wanita hamil dan menyusui: Belum banyak diketahui mengenai penggunaan glucosamine hydrochloride selama masa kehamilan dan menyusui. Tetaplah berada pada sisi aman dan hindari penggunaannya.

Asthma: Glucosamine hydrochloride mungkin membuat asthma semakin memburuk. Jika anda memiliki asthma, gunakan glucosamine hydrochloride dengan hati-hati.

Pembedahan: Glucosamine hydrochloride mungkin mempengaruhi level gula darah dan mungkin mengganggu control gula darah selaam dan setelah pembedahan. Hentikan penggunaan glucosamine hydrochloride setidaknya 2 minggu sebelum suatu jadwal pembedahan.

Interaksi-interaksi Glucosamine Hydrochloride

Interaksi Utama Jangan Menggunakan Kombinasi ini:
  • Warfarin (Coumadin) berinteraksi dengan Glucosamine Hydrochloride
Warfarin (Coumadin) itu digunakan untuk memperlambat pembekuan darah. Terdapat beberapa laporan yang menunjukkan bahwa menggunakan glucosamine dengan atau tanpa chondroitin meningkatkan efek dari warfarin (Coumadin) pada pembekuan darah.
Ini bisa menyebabkan memar dan pendarahan yang bisa jadi serius. Jangan menggunakan glucosamine jika anda menggunakan warfarin (Coumadin).
Interaksi Menengah Berhati-hatilah dengan Kombinasi ini:
  • Obat-obatan untuk kanker (Antimitotic chemotherapy) berinteraksi dengan Glucosamine Hydrochloride
Sebagian obat-obatan untuk kanker itu bekerja dengan cara mengurangi seberapa cepat cell-cell bisa membelah diri. Sebagian peneliti menganggap bahwa glucosamine mungkin meningkatkan seberapa cepat cell-cell tumor bisa membelah diri.
Menggunakan glucosamine bersama dengan obat-obatan untuk kanker mungkin akan mengurangi efektivitas dari obat-obatan ini.
Interaksi Ringan Berhati-hatilah dengan Kombinasi ini:
  • Acetaminophen (Tylenol, others) berinteraksi dengan Glucosamine Hydrochloride
Terdapat beberapa kekhawatiran bahwa menggunakan glucosamine hydrochloride dan acetaminophen (Tylenol, dan lain-lain) secara bersamaan mungkin akan mengubah seberapa baik masing-masing bekerja.
Tapi informasi tambahan diperlukan untuk mengetahui apakah interaksi ini adalah suatu kekhawatiran yang besar.
  • Obat-obatan untuk diabetes (Antidiabetes drugs) berinteraksi dengan Glucosamine Hydrochloride
Terdapat kekhawatiran bahwa glucosamine hydrochloride mungkin meningkatkan gula darah pada penderita diabetes. Juga terdapat kekhawatiran bahwa glucosamine hydrochloride mungkin mengurangi seberapa baik obat-obatan untuk diabetes itu bekerja. 
Namun, penelitian saat ini mengindikasikan bahwa glucosamine hydrochloride mungkin tidak meningkatkan gula darah pada penderita diabetes. Karenanya, glucosamine hydrochloride itu mungkin tidak mengganggu obat-obatan diabetes. 
Untuk berjaga-jaga, jika anda menggunakan glucosamine hydrochloride dan memiliki diabetes, monitor gula darah anda dengan seksama. 
Sebagian obat-obatan untuk diabetes itu antara lain glimepiride (Amaryl), glyburide (DiaBeta, Glynase PresTab, Micronase), insulin, pioglitazone (Actos), rosiglitazone (Avandia), chlorpropamide (Diabinese), glipizide (Glucotrol), tolbutamide (Orinase), dan lain-lain.

Dosis Glucosamine Hydrochloride

Dosis yang tepat untuk glucosamine hydrochloride itu tergantung pada beberapa faktor misalnya usia, kesehatan, dan beberapa kondisi lain. Saat ini belum ada informasi ilmiah yang cukup untuk menentukan suatu kisaran yang dosis yang tepat untuk glucosamine hydrochloride.

Harap di ingat bahwa produk-produk natural itu tidak selalu pasti aman dan ukuran dosis bisa jadi penting. Pastikan untuk mengikuti arahan-arahan yang tertera pada label produk dan konsultasikan dengan ahli farmasi atau dokter sebelum menggunakannya.